metropesawat.com, ACEH TIMUR – Sekolah TK Al-Fatihah, di Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, menghadirkan psikolog Ayu Fajri, S.PSI, M.sC, dari Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kabupaten Aceh Timur, sebagai pemateri dalam kegiatan Parenting di sekolah tersebut, Sabtu
(3/10/2026).
Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini,”Peran Orang Tua Dalam Mengasuh Anak Tangguh di Era Digital”.
Kepala Sekolah TK Al-Fatihah, Siti Hartinah SPd, dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas dukungan dan kerjasama wali murid yang telah bersedia mengikuti acara parenting semester 1 tahun 2026 ini.
“Terimakasih kepada para wali murid dan pemateri yang sudah meluangkan waktu dalam kegiatan ini. Semoga kegiatan ini bermanfaat dan menambah wawasan kita dalam mendidik dan mengasuh anak-anak kita,” ungkap Siti Hartinah.

Sementara itu, Ayu Fajri, S.PSI, M.sC, selaku pemateri mengatakan, tujuan dari kegiatan parenting untuk mengajak para orang tua memiliki pola asuh yang sama dengan guru dalam mendidik anak.
Karena di era digital saat ini, katanya, anak-anak rentan berhadapan dengan kasus kekerasan, kecanduan pornografi akibat gagdet, terpengaruh LGBT dan kasus lainnya yang rentan terjadi pada anak-anak.
“Oleh karena itu sangat kita harapkan orang tua dan guru bisa memiliki pola asuh yang sama untuk mewujudkan generasi emas dimasa yang akan datang,” ungkapnya.
Ayu Fajri berharap ke depan kegiatan parenting ini tetap dilaksanakan di sekolah agar terbangun komunikasi yang intens dengan orang tua sehingga orang tua juga tahu dan paham perkembangan anak di sekolah.
Dalam mengasuh anak, lanjut Ayu, perlu adanya keseimbangan perhatian antara ayah dan ibu terhadap anaknya.
Karena peran ayah tidak bisa digantikan oleh ibu. Begitu juga sebaliknya peran ibu tidak bisa digantikan oleh ayah.
“Ayah dan ibu masing-masing memiliki peran yg sangat berarti bagi anak. Namun faktanya saat ini,
pengasuhan itu bertumpu pada ibu sedangkan ayah kerja mencari nafkah sehingga ketimpangan ini membuat anak anak bermasalah.
Seharusnya ayah juga bertanggung jawab juga untuk mengasuh anak, karena tujuan pengasuhan itu paling utama ada pada ayah,” ungkap Ayu.

Sementara itu, Bunda PAUD Desa Seumanah Jaya, Ariati, mengatakan kegiatan parenting ini sangat penting dan bermanfaat sehingga menambah pengetahuan dan wawasan wali murid dalam mengawasi dan mendidik anak-anaknya.
“Ilmu yang kami dapat bahwa dalam mendidik anak bukan hanya peran ibu saja. Tapi peran ayah juga sangat besar dalam mendidik dan mengawasi di era digital ini sehingga anaknya terlindungi dari hal-hal negatif, sehingga kita mampu membentuk generasi Islam dengan Akhlakul Karimah sebagai generasi emas ke depan,” ungkap istri dari Keuchik Muhammad Sabri ini.
Sementara itu, Salwati seorang wali murid mengatakan, banyak informasi dan pengetahuan yang didapat dari kegiatan parenting ini.
Seperti cara menghadapi anak saat tantrum, dan cara meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan HP dan internet.(*)
