Close Menu
  • Berita Utama
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • InfoWarkop
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • MetroInovation
  • MetroInspiratif
  • MetroSport
  • MetroViral
  • Nasional
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Syiar
  • Tokoh
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Metropesawat.com
  • Home
  • Berita Utama
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Pendidikan
  • MetroSport
  • Politik
Subscribe
Metropesawat.com
Home » Ambulans Tua Bermasalah Saat Bawa Pasien Rujukan, Keselamatan Warga Dipertaruhkan
Kesehatan

Ambulans Tua Bermasalah Saat Bawa Pasien Rujukan, Keselamatan Warga Dipertaruhkan

RedaksiSeptember 14, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Email
Foto Ist net/ Sopir Ambulans membawa pasien rujuka ke RSUD ZM.

Laporan Jamadon | Reporter metropesawat.com

metropesawat.com,ACEH TIMUR – Ambulans yang seharusnya menjadi salah satu ujung tombak pelayanan kegawatdaruratan justru mengalami gangguan di tengah perjalanan saat membawa pasien rujukan dari Puskesmas Indra Makmu menuju RSUD Zubir Mahmud (ZM) Idi, Aceh Timur, Selasa (8/9/2026).

Peristiwa ini memunculkan pertanyaan serius mengenai kesiapan, kelayakan dan pemeliharaan armada ambulans yang digunakan untuk melayani masyarakat.

Informasi tersebut disampaikan sumber Roy kepada Awak media Metropesawat.com. Menurutnya, persoalan bermula ketika seorang warga mengalami luka akibat terkena rantai mesin pemotong kayu saat bekerja di kawasan perkebunan KM 2,5, Desa Seuneubok Bayu, Kecamatan Indra Makmu, sekitar pukul 12.45 WIB.

Ads
Demo

Dalam kondisi terluka, korban segera dibawa keluar dari lokasi menuju Puskesmas Indra Makmu menggunakan sepeda motor trail. Jarak lokasi menuju puskesmas diperkirakan sekitar 8,3 kilometer dan ditempuh kurang lebih 10 menit.

Korban tiba sekitar pukul 12.55 WIB dan langsung mendapatkan penanganan dari tim medis IGD Puskesmas Alue Ie Mirah. Indra Makmu. Luka dibersihkan dan korban mendapatkan tindakan medis sesuai prosedur.

Setelah kondisi korban stabil, tim medis memutuskan melakukan rujukan ke RSUD Zubir Mahmud Idi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Keputusan rujukan diambil sekitar pukul 13.20 WIB.

Namun, perjalanan menuju rumah sakit justru menghadapi persoalan yang tidak kalah serius.

Setelah menunggu hampir satu jam di ruang IGD, ambulans tiba dan pasien segera diberangkatkan menuju Idi.

Masalah muncul di tengah perjalanan.

Saat memasuki kawasan Keude Idicut, Kecamatan Darul Aman, ambulans mulai mengalami gangguan pada sistem penggerak sehingga kendaraan tidak lagi berfungsi secara normal.

Kondisi tersebut membuat perjalanan pasien yang membutuhkan pelayanan medis lanjutan menjadi terkendala.

Pengemudi yang disebut berpengalaman dan terlatih berusaha tetap mengendalikan kendaraan dengan penuh kewaspadaan. Kecepatan kendaraan dikurangi dan perjalanan dilakukan secara hati-hati.

Namun, ketika hampir mencapai persimpangan Keude Grobak, kondisi ambulans dinilai tidak memungkinkan untuk terus digunakan.

Ambulans akhirnya tidak dapat melanjutkan perjalanan.

Dalam situasi tersebut, pengemudi mengambil langkah darurat dengan meminjam sepeda motor milik pemilik bengkel mobil yang selama ini menjadi tempat perbaikan ambulans tersebut.

Pasien kemudian melanjutkan perjalanan hingga akhirnya tiba di ruang IGD RSUD Zubir Mahmud Idi sekitar pukul 17.00 WIB.

Tim medis rumah sakit langsung melakukan penanganan lanjutan terhadap pasien.

Ketika Ambulans Justru Menjadi Titik Masalah

Kasus ini patut menjadi perhatian serius pemerintah dan pengelola layanan kesehatan di Aceh Timur.

Ambulans bukan sekadar kendaraan untuk memindahkan pasien dari satu tempat ke tempat lain. Ambulans merupakan bagian penting dari rantai keselamatan pasien, terutama dalam kondisi yang membutuhkan rujukan cepat.

Karena itu, kondisi armada seharusnya tidak boleh menjadi persoalan yang baru diketahui ketika kendaraan sudah berada di jalan.

Apabila benar armada tersebut sudah berusia tua dan mengalami gangguan berulang, maka diperlukan evaluasi menyeluruh terhadap kelayakan teknis, usia kendaraan, sistem perawatan dan kesiapan armada cadangan.

Sebab, kerusakan ambulans ketika membawa pasien rujukan bukan perkara sederhana.

Setiap menit keterlambatan dapat menjadi sangat berarti bagi pasien.

Pertanyaan publik kemudian mengarah pada satu hal sejauh mana kesiapan armada ambulans untuk menghadapi kondisi darurat dan perjalanan rujukan jarak jauh?

Apakah pemeriksaan kendaraan dilakukan secara berkala sebelum ambulans diberangkatkan?

Apakah tersedia armada pengganti apabila kendaraan mengalami kerusakan?

Dan apakah kondisi armada yang sudah tua masih layak digunakan untuk membawa pasien dalam situasi kegawatdaruratan?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut penting dijawab secara terbuka agar persoalan serupa tidak kembali terjadi.

 Jangan Tunggu Ada Korban Berikutnya

Pengemudi ambulans dalam kejadian ini patut diapresiasi karena tetap berusaha mencari solusi di tengah keterbatasan kendaraan. Namun, keberanian dan pengalaman pengemudi tidak semestinya dijadikan alasan untuk membiarkan persoalan armada berlarut-larut.

Sopir boleh terlatih, tetapi kendaraan juga harus layak.

Pemerintah daerah melalui instansi terkait perlu memastikan seluruh ambulans yang digunakan untuk pelayanan masyarakat berada dalam kondisi prima, terutama menyangkut mesin, sistem pengereman, kelistrikan, ban, serta komponen vital lainnya.

Jika sebuah ambulans sudah tidak mampu menjamin perjalanan pasien secara aman dan konsisten, maka persoalannya bukan lagi sekadar kendaraan tua.

Ini menyangkut standar pelayanan publik dan keselamatan masyarakat.

Kejadian di perjalanan Indra Makmu–Idi ini semestinya menjadi alarm bagi pihak terkait untuk segera melakukan evaluasi. Jangan sampai perhatian baru diberikan setelah terjadi kejadian yang lebih fatal.

Masyarakat berhak mendapatkan ambulans yang bukan hanya tersedia, tetapi juga benar-benar siap digunakan ketika nyawa sedang berpacu dengan waktu.

Metropesawat.com akan terus mengikuti persoalan ini dan membuka ruang bagi pihak Puskesmas Indra Makmu, RSUD Zubir Mahmud, maupun instansi terkait untuk memberikan penjelasan mengenai kondisi armada, pemeliharaan kendaraan, serta langkah perbaikan yang akan dilakukan.

Editor : Redaksi 

  • Piket Pawas Polres Aceh Timur Razia Ruang Tahanan, 37 Tahanan Diperiksa
  • Laju Deforestasi SM Rawa Singkil Naik 274 Persen, Mahasiswa UIN Ar-Raniry Desak Penegakan Hukum
  • Plt Kepala Puskesmas Idi Rayeuk Jenguk Korban Rumah Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang
  • Fokus Penguatan Posyandu, Plt Kadinkes Aceh Timur Buka Orientasi bagi Nakes
  • Diduga Terkait Konflik HGU, Bangunan dan Alat Berat di Kawasan PT Bumi Flora Terbakar

Aceh Timur Ambulans Tua Bermasalah Saat Bawa Pasien Rujukan Berita Utama Keselamatan Warga Dipertaruhkan pasien rujuka

Berita Terkini

Daerah

Laju Deforestasi SM Rawa Singkil Naik 274 Persen, Mahasiswa UIN Ar-Raniry Desak Penegakan Hukum

Iskandar IshakSeptember 29, 2026
Daerah

Plt Kepala Puskesmas Idi Rayeuk Jenguk Korban Rumah Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang

JamadonSeptember 28, 2026
Daerah

Fokus Penguatan Posyandu, Plt Kadinkes Aceh Timur Buka Orientasi bagi Nakes

JamadonSeptember 28, 2026
Terkini

Piket Pawas Polres Aceh Timur Razia Ruang Tahanan, 37 Tahanan Diperiksa

September 30, 20267 Views

Laju Deforestasi SM Rawa Singkil Naik 274 Persen, Mahasiswa UIN Ar-Raniry Desak Penegakan Hukum

September 29, 20267 Views

PAD Aceh Timur Minim, LSM KANA Soroti Aset Daerah yang Tak Produktif

July 23, 20267 Views
Medsos MetroPesawat
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Demo
Ekonomi Bisnis

Kebun Karang Inong KSO Tegaskan Komitmen Patuh Terhadap Regulasi dan Berkontribusi bagi Daerah

August 4, 20263 Views

Pelayanan Prima Berbuah Prestasi, BRI Cabang Duri Dinobatkan Penerima Seroja Awards 2026

July 27, 20261 Views

Produk Anyaman Aceh Timur Raih Juara Pertama INACRAFT Award 2025 di Jakarta

February 8, 20251 Views
Seni Budaya

Misteri Pohon Kayu Besi di Makam Putri Nurul A’la Jejak Sejarah Abad ke-8

December 31, 2025

Kementerian Kebudayaan RI dan Disdikbud Aceh Timur Bersihkan Situs Sejarah Terdampak Banjir

December 31, 2025

Staf Ahli TP PKK Aceh Timur Hadiri Sosialisasi Adat Istiadat

November 21, 2025
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Tentang Kami
  • Redaksi Dan Manajemen
© 2020 PT. Media Pesawat Group

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.