Laporan : Jamadon | reporter metropesawat.com
Metropesawat.com, Aceh Timur – Pemenuhan gizi anak tidak cukup hanya dengan menyediakan makanan bergizi. Dibutuhkan sinergi antara berbagai pihak agar program tersebut benar-benar memberikan dampak terhadap kesehatan, pertumbuhan, serta kualitas pendidikan generasi masa depan.
Semangat tersebut menjadi perhatian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Aceh Timur Simpang Ulim Pucok Alue Barat, yang berada di bawah Yayasan Bustanul Fakri Aceh, Kamis, 10/9/26.
SPPG yang beralamat di wilayah Pucok Alue Barat, Kecamatan Simpang Ulim, Aceh Timur, terus mendorong terciptanya hubungan yang harmonis dengan pihak sekolah dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi anak.
Tokoh SPPG. Muslem, menegaskan bahwa keberhasilan dalam memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang baik membutuhkan kerja bersama. Menurutnya, SPPG dan sekolah memang memiliki tugas dan tanggung jawab yang berbeda, tetapi keduanya memiliki tujuan akhir yang sama.
“Semoga tidak ada lagi sekat antara tugas dan tujuan. SPPG dan sekolah memiliki peran yang berbeda, tetapi bermuara pada satu hal: memastikan anak-anak hari ini tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” ujar Muslem.
Menurut Muslem, sekolah bukan hanya tempat berlangsungnya proses belajar mengajar, tetapi juga lingkungan penting dalam membentuk kebiasaan dan karakter anak, termasuk kesadaran terhadap pola hidup sehat dan pentingnya asupan gizi.
Karena itu, komunikasi antara pengelola SPPG dengan pihak sekolah dinilai sangat penting. Koordinasi yang baik diharapkan dapat memastikan pelaksanaan program berjalan tertib, tepat sasaran, sekaligus memberikan manfaat maksimal bagi para siswa.
Bukan Sekadar Makanan, tetapi Investasi Generasi
Pemenuhan gizi bagi anak pada dasarnya merupakan investasi jangka panjang. Anak yang sehat memiliki peluang lebih besar untuk mengikuti proses pembelajaran dengan baik dan berkembang secara optimal.
Atas dasar itu, keberadaan SPPG diharapkan tidak dipandang semata sebagai penyedia makanan, tetapi sebagai bagian dari ekosistem yang ikut mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Sinergi dengan sekolah menjadi salah satu kunci agar tujuan tersebut dapat tercapai. Guru dan sekolah memiliki kedekatan langsung dengan para siswa, sementara SPPG memiliki peran dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi mereka.
“Yang terpenting adalah tujuan kita. Bagaimana anak-anak kita mendapatkan hak mereka untuk tumbuh sehat, belajar dengan baik, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” kata Muslem.
Ia berharap seluruh pihak dapat mengedepankan komunikasi, keterbukaan, dan semangat kolaborasi sehingga tidak ada lagi sekat dalam menjalankan tugas masing-masing.
Dengan semangat tersebut, SPPG Aceh Timur Simpang Ulim Pucok Alue Barat dan Yayasan Bustanul Fakri Aceh berkomitmen untuk terus membangun sinergi dengan sekolah dan pihak terkait demi mendukung terwujudnya generasi Aceh Timur yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
Artikel terdahulu….
- Piket Pawas Polres Aceh Timur Razia Ruang Tahanan, 37 Tahanan Diperiksa
- Laju Deforestasi SM Rawa Singkil Naik 274 Persen, Mahasiswa UIN Ar-Raniry Desak Penegakan Hukum
- Plt Kepala Puskesmas Idi Rayeuk Jenguk Korban Rumah Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang
- Fokus Penguatan Posyandu, Plt Kadinkes Aceh Timur Buka Orientasi bagi Nakes
- Diduga Terkait Konflik HGU, Bangunan dan Alat Berat di Kawasan PT Bumi Flora Terbakar
