Ia menyebutkan, sebanyak 6 unit mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi untuk memadamkan kobaran api.
“Alhamdulillah, sampai api berhasil dipadamkan tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut,” kata Pang Komeng.
Minta Minyak Warga Segera Dikeluarkan
Di sisi lain, Pang Komeng meminta kepada para pemangku kepentingan agar dapat segera mengeluarkan minyak milik warga yang masih berada di area sumur minyak di Desa Lhok Meureu.
Menurutnya, pasca kebakaran masih terdapat banyak minyak yang tertimbun di lokasi. Jika ditampung ke dalam drum, jumlahnya diperkirakan mencapai puluhan ribu drum.
“Permintaan ini bukan tanpa alasan. Ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, seperti kebakaran susulan. Karena sampai saat ini masih banyak minyak milik warga yang perlu dikeluarkan atau dijual,” ungkapnya.Baca juga: GETAR Aceh Apresiasi Penunjukan Brigjen Pol. Ruddi Setiawan sebagai Kapolda Baru
Pang Komeng berharap, dengan dikeluarkannya dan dijualnya minyak tersebut, perekonomian masyarakat di lingkar Kecamatan Darul Ikhsan dapat meningkat dan kesejahteraan warga bisa lebih baik.
“Ini demi ekonomi masyarakat. Kalau minyak warga bisa dijual, maka kesejahteraan masyarakat di lingkar Darul Ikhsan akan terdongkrak,” tutupnya.
Artikel
- PKB Aceh Timur Rampungkan Konsolidasi Pengurus DPRT dan Gelar Pelatihan Operator Tingkat Kecamatan
- Kejari Aceh Timur Tangkap Buronan Korupsi Aset PT KAI di Binjai, Divonis 6 Tahun Penjara
- Petani Aceh Timur : Pembentukan Tim Reforma Agraria Diharapkan Mampu MenyelesaikanKonflik Agraria dan Memberikan Kepastian Hukum Bagi Petani
- OPINI: Langkah Maju Bupati Aceh Timur – Dari Jalanan Menuju Meja Perjuangan
- Tokoh Masyarakat Gayo Rahmadsyah: Bupati Aceh Timur Perlu Reformasi semua HGU yang Diterbitkan tahun 1990 an
