Close Menu
  • Berita Utama
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • InfoWarkop
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • MetroInovation
  • MetroInspiratif
  • MetroSport
  • MetroViral
  • Nasional
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Syiar
  • Tokoh
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Metropesawat.com
  • Home
  • Berita Utama
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Pendidikan
  • MetroSport
  • Politik
Subscribe
Metropesawat.com
Home » Dugaan Kejanggalan Proyek Sumur Bor BNPB di Aceh Timur, Metode Geolistrik Dipertanyakan
Hukum

Dugaan Kejanggalan Proyek Sumur Bor BNPB di Aceh Timur, Metode Geolistrik Dipertanyakan

JamadonFebruary 26, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Email

Setahu saya tidak ada uji geolistrik. Nilai anggarannya juga tidak diketahui karena tidak tercantum di papan informasi proyek,”

ujar Muktar

Metropesawat.com,Aceh Timur | Tim investigasi media yang tergabung dalam Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon Pasca Banjir Aceh menemukan sejumlah dugaan kejanggalan dalam pelaksanaan proyek sumur bor yang bersumber dari anggaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di beberapa lokasi di Kabupaten Aceh Timur.

Temuan tersebut antara lain terkait dugaan tidak digunakannya metode geolistrik dalam penentuan titik pengeboran serta tidak dicantumkannya nilai kontrak pada papan informasi proyek. Bahkan, di sejumlah lokasi, proyek disebut tidak memasang papan informasi sama sekali.

Pelaksanaan sumur bor yang diduga tanpa spek dan geolistrik memimbulkan kekhawatiran bukan hanya soal penyimpang anggaran, akan tetapi bantuan sumur bor tidak berdampak optimal terhadap penerima.manfaat.

Ads
Demo

Salah satu titik proyek berada di Gampong Seuneubok Saboh, Kecamatan Pante Bidari. Keuchik setempat, Baktiar, mengatakan pengeboran dilakukan di area meunasah gampong. Ia menyebut kedalaman sumur tidak mencapai 100 meter, namun sudah ditemukan sumber air.

“Kedalamannya tidak sampai 100 meter, tetapi sudah ada sumber air dan debitnya cukup kuat,” ujar Muktar saat ditemui.

Namun, ia mengaku tidak mengetahui adanya survei pendeteksian potensi air menggunakan metode geolistrik sebelum pengeboran dilakukan.

“Setahu saya tidak ada uji geolistrik. Nilai anggarannya juga tidak diketahui karena tidak tercantum di papan informasi proyek,” katanya senin (23/02)

Tidak adanya penggunaan metode geolistrik juga diakui Keuchik Buket Bata, Sulaiman, bahwa di desanya turut dibangun 2 unit sumur bor dari BNPB, namun baru satu sumur bor yang sudah dikerjakan.

“Setau saya juga tidak ada digunakan geolistrik saat dikerjakan, beda dengan sumur bor yang berada dikomplek masjid yang dikerjakan oleh malasiswa dari Padang, sebelum di bor mereka lebih dulu mengunakan metode geolistrik,” kata Sulaiman.

Tim investigasi berharap pihak terkait melakukan klarifikasi dan memastikan pelaksanaan proyek sesuai prosedur serta anggaran digunakan secara transparan dan tepat sasaran.

Sementara itu, Pejabat Pelaksana Kegiatan (PPK) BNPB, Rudi, saat dikonfirmasi menyatakan pihaknya masih menyusun petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan sumur bor tersebut. Ia menjelaskan proyek dilakukan dalam masa tanggap darurat atas permintaan kepala daerah untuk memenuhi kebutuhan sanitasi korban banjir yang tinggal di tenda maupun hunian sementara (huntara).

“Saat ini kami sedang menyusun juknis. Pada masa tanggap darurat, ada permintaan dari kepala daerah terkait kebutuhan sanitasi korban banjir, sehingga sumur bor tetap kami kerjakan melalui vendor lokal,” kata Rudi saat dihubungi dalam perjalanan menuju Aceh Tengah.

Terkait nilai kontrak, Rudi menyebut anggaran bervariasi tergantung klasifikasi pekerjaan, termasuk tingkat kedalaman dan kondisi permukaan tanah.

“Nilai kontrak tergantung pada klasifikasi pekerjaan,” ujarnya.

Informasi diperoleh, di Kabupaten Aceh Timur, BNPB membangunan sebanyak 296 unit sumur bor yang tersebar sejumlah titik lokasi daerah terdampak bencana banjir.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan dari pihak rekanan pelaksana proyek terkait metode teknis pengeboran maupun rincian nilai kontrak pekerjaan tersebut.(Isk)

Aceh Timur Berita Utama Dugaan Kejanggalan Proyek Sumur Bor BNPB di Aceh Timur Metode Geolistrik Dipertanyakan

Berita Terkini

MetroInovation

Punya Dana Rp300 Jutaan? Jangan Salah Pilih, Ini Daftar Mobil Barunya

RedaksiOctober 3, 2026
Berita Utama

Malam Ini, Kapolri Suyudi Lantik 27 Pejabat Polri Termasuk 19 Kapolda

RedaksiOctober 3, 2026
Nasional

Soroti Yayasan Minta Setoran Rp2.000 per Porsi dari Mitra MBG

RedaksiOctober 3, 2026
Terkini

Viral! Kayu Tabungan Nenek Diduga Hilang, Muncul Klaim Video Diminta Dihapus: “Katanya Berat Lawan

October 4, 202656 Views

VIRAL! Air Mata Ibu Ucok Pecah! Kayu Tabungan Bangun Rumah Diduga Hilang, Polisi Turun Tangan

October 3, 202650 Views

Tiga Dekade Menunggu Tanah Leluhur: Seumanah di Persimpangan Sejarah

October 3, 202634 Views
Medsos MetroPesawat
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Demo
Ekonomi Bisnis

Petani dan Agen Komplain, Harga TBS Sawit di Peunaron Anjlok

April 26, 202411 Views

Kebun Karang Inong KSO Tegaskan Komitmen Patuh Terhadap Regulasi dan Berkontribusi bagi Daerah

August 4, 20265 Views

Produk Anyaman Aceh Timur Raih Juara Pertama INACRAFT Award 2025 di Jakarta

February 8, 20253 Views
Seni Budaya

Misteri Pohon Kayu Besi di Makam Putri Nurul A’la Jejak Sejarah Abad ke-8

December 31, 2025

Kementerian Kebudayaan RI dan Disdikbud Aceh Timur Bersihkan Situs Sejarah Terdampak Banjir

December 31, 2025

Staf Ahli TP PKK Aceh Timur Hadiri Sosialisasi Adat Istiadat

November 21, 2025
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Tentang Kami
  • Redaksi Dan Manajemen
© 2020 PT. Media Pesawat Group

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.