Close Menu
  • Berita Utama
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • InfoWarkop
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • MetroInovation
  • MetroInspiratif
  • MetroSport
  • MetroViral
  • Nasional
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Syiar
  • Tokoh
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
Facebook Instagram WhatsApp TikTok
Metropesawat.com
  • Home
  • Berita Utama
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Pendidikan
  • MetroSport
  • Politik
Subscribe
Metropesawat.com
Home » Sembilan Sekolah Menanti Jalan Layak, Johar Fahlani Desak Pemkab Aceh Timur Aspal Gampong Jalan
Daerah

Sembilan Sekolah Menanti Jalan Layak, Johar Fahlani Desak Pemkab Aceh Timur Aspal Gampong Jalan

JamadonSeptember 25, 2026
Share WhatsApp Facebook Telegram Email
Aspirasi itu disampaikan Johar saat menjumpai Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Timur dalam agenda sidang paripurna DPRK Aceh Timur

Metropesawat.com,Aceh Timur – Kondisi jalan di Gampong Jalan, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur, menjadi perhatian serius Anggota DPRK Aceh Timur dari Partai NasDem, Johar Fahlani.

Bukan sekadar persoalan akses transportasi warga, kondisi jalan tersebut dinilai berkaitan langsung dengan kepentingan pendidikan. Pasalnya, terdapat sekitar sembilan rumah sekolah yang aktivitasnya menggunakan akses jalan tersebut.

Johar meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Timur tidak mengabaikan kondisi infrastruktur tersebut dan mendorong agar jalan Gampong Jalan dapat segera mendapat penanganan, termasuk melalui pengaspalan.

“Yang kita perjuangkan adalah jalan di Gampong Jalan. Di sana ada sembilan rumah sekolah yang harus kita perhatikan. Jangan sampai anak-anak sekolah setiap hari harus melewati jalan yang kondisinya rusak parah,” kata Johar saat menyampaikan aspirasi, Jumat (25/9/2026).

Ads
Demo

Aspirasi itu disampaikan Johar saat menjumpai Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Timur dalam agenda sidang paripurna DPRK Aceh Timur.

Jangan Biarkan Akses Pendidikan dalam Kondisi Rusak

Johar menilai persoalan jalan tersebut perlu dilihat lebih jauh. Ketika sebuah akses digunakan untuk menunjang aktivitas pendidikan, maka kondisi infrastruktur menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mudah dijangkau.

Kerusakan jalan tidak hanya berdampak terhadap masyarakat umum, tetapi juga berpotensi menyulitkan siswa dan tenaga pendidik yang setiap hari melintasi kawasan tersebut.

Karena itu, Johar mendorong pemerintah daerah untuk melakukan pengecekan langsung ke lapangan dan memasukkan kebutuhan perbaikan jalan tersebut dalam prioritas pembangunan sesuai kemampuan anggaran daerah.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus menyentuh kebutuhan dasar masyarakat dan memberikan manfaat langsung, termasuk memastikan akses menuju fasilitas pendidikan berada dalam kondisi layak.

DPRK Dorong Pemerintah Tidak Sekadar Mendengar Aspirasi

Penyampaian aspirasi dalam forum paripurna, menurut Johar, harus berujung pada tindak lanjut. Ia berharap pemerintah daerah tidak hanya menerima laporan mengenai kondisi jalan, tetapi juga mengambil langkah konkret setelah dilakukan kajian teknis.

“Harapan kita ini bisa ditindaklanjuti. Kita berbicara tentang akses masyarakat dan pendidikan. Kalau jalannya rusak, tentu yang merasakan dampaknya bukan hanya orang tua, tetapi anak-anak sekolah yang setiap hari melewatinya,” ujarnya.

Keberadaan sekitar sembilan rumah sekolah di kawasan Gampong Jalan menjadi alasan kuat bagi Johar untuk terus mendorong perhatian pemerintah terhadap akses tersebut.

Kini, masyarakat menunggu sejauh mana aspirasi yang disampaikan di forum resmi DPRK Aceh Timur itu dapat diterjemahkan menjadi kebijakan dan pekerjaan nyata di lapangan.

Bagi warga, jalan bukan sekadar hamparan aspal. Jalan adalah akses menuju sekolah, menuju aktivitas ekonomi, dan menuju pelayanan dasar. Ketika akses tersebut rusak, maka yang dipertaruhkan bukan hanya kenyamanan perjalanan, tetapi juga kelancaran aktivitas masyarakat dan pendidikan.

Artikel Terdahulu…

  • Rekomendasi Tim Pansus, PT Parama Diminta Bebaskan Lahan Masyarakat dan Kawasan HTI yang Masuk dalam HGU
  • MK Putus Gugatan Syarat Pendidikan Gibran: Tak Diterima, Tapi Ada Catatan Soal Bukti Ijazah
  • Kapolsek Peureulak Timur Kedepankan Mediasi, Kasus Nek Ucok Berakhir Damai
  • Subuh Keliling Hari Ketiga, Kapolres Aceh Timur Dorong Warga Perkuat Keamanan Gampong
  • Indonesia Juara! Garuda Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti, Euforia Presiden Pecah

Aceh Timur Berita Utama DPRK Aceh Timur Jhohan Fahlani

Berita Terkini

Nasional

MK Putus Gugatan Syarat Pendidikan Gibran: Tak Diterima, Tapi Ada Catatan Soal Bukti Ijazah

RedaksiOctober 7, 2026
MetroViral

Kapolsek Peureulak Timur Kedepankan Mediasi, Kasus Nek Ucok Berakhir Damai

RedaksiOctober 6, 2026
Syiar

Subuh Keliling Hari Ketiga, Kapolres Aceh Timur Dorong Warga Perkuat Keamanan Gampong

RedaksiOctober 6, 2026
Terkini

Viral! Kayu Tabungan Nenek Diduga Hilang, Muncul Klaim Video Diminta Dihapus: “Katanya Berat Lawan

October 4, 2026

VIRAL! Air Mata Ibu Ucok Pecah! Kayu Tabungan Bangun Rumah Diduga Hilang, Polisi Turun Tangan

October 3, 2026

Tiga Dekade Menunggu Tanah Leluhur: Seumanah di Persimpangan Sejarah

October 3, 2026
Medsos MetroPesawat
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Demo
Ekonomi Bisnis

Viral! Kayu Tabungan Nenek Diduga Hilang, Muncul Klaim Video Diminta Dihapus: “Katanya Berat Lawan

October 4, 2026

VIRAL! Air Mata Ibu Ucok Pecah! Kayu Tabungan Bangun Rumah Diduga Hilang, Polisi Turun Tangan

October 3, 2026

Tiga Dekade Menunggu Tanah Leluhur: Seumanah di Persimpangan Sejarah

October 3, 2026
Seni Budaya

Misteri Pohon Kayu Besi di Makam Putri Nurul A’la Jejak Sejarah Abad ke-8

December 31, 2025

Kementerian Kebudayaan RI dan Disdikbud Aceh Timur Bersihkan Situs Sejarah Terdampak Banjir

December 31, 2025

Staf Ahli TP PKK Aceh Timur Hadiri Sosialisasi Adat Istiadat

November 21, 2025
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Tentang Kami
  • Redaksi Dan Manajemen
© 2020 PT. Media Pesawat Group

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.