Close Menu
  • Berita Utama
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • InfoWarkop
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • MetroInovation
  • MetroInspiratif
  • MetroSport
  • MetroViral
  • Nasional
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Syiar
  • Tokoh
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
Facebook Instagram WhatsApp TikTok
Metropesawat.com
  • Home
  • Berita Utama
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Pendidikan
  • MetroSport
  • Politik
Subscribe
Metropesawat.com
Home » Awal Mula Rektor Unsoed Ditangkap KPK, Ortu Sudah Setor Uang Anaknya Tidak Lulus Fakultas Kedokteran
Berita Utama

Awal Mula Rektor Unsoed Ditangkap KPK, Ortu Sudah Setor Uang Anaknya Tidak Lulus Fakultas Kedokteran

RedaksiAugust 23, 2026
Share WhatsApp Facebook Telegram Email
Menyoroti fakta terkini soal Rektor Unsoed, Akhmad Sodiq yang diduga maling duit berkedok penerimaan mahasiswa baru. (Dok. Unsoed)

Awal Mula Rektor Unsoed Ditangkap KPK, Ortu Sudah Setor Uang Anaknya Tidak Lulus Fakultas Kedokteran

metropesawat.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar dugaan kasus korupsi berupa pemerasan dalam proses penerimaan mahasiswa baru (maba) yang diduga melibatkan sejumlah pejabat rektorat di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).

Sejauh ini, KPK telah menetapkan 6 orang sebagai tersangka, yakni Rektor Unsoed Akhmad Sodiq, Wakil Rektor III Unsoed Norman Arie Prayoga, Kepala Bagian Akademik Unsoed Eko Sumanto.

Selanjutnya, terdapat 3 tersangka dari pihak swasta, masing-masing bernama Dian Mulia Wardhana, Adhi Wiharto, dan Mulyono.

Ads
Demo

Usut punya usut, dugaan pemerasan ini mulanya terendus KPK saat menyelidiki proses penerimaan mahasiswa jalur mandiri di Fakultas Kedokteran Unsoed yang dinilai janggal.

Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein mulanya menjelaskan ihwal kebijakan seleksi mandiri di Unsoed.

“Dalam proses penerimaan mahasiswa baru lewat jalur mandiri ini, KPK menemukan adanya dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan gratifikasi,” kata Taufik dikutip dalam keterangannya, pada Minggu, 23 Agustus 2026.

“Sehingga biaya tambahan yang timbul dari pungutan, di luar biaya yang wajib dibayarkan (UKT dan IPI), dirasa sangat memberatkan bagi calon mahasiswa baru,” tambahnya.

Lantas, bagaimana fakta terkini soal kasus korupsi yang menjerat Rektor Unsoed, Akhmad Sodiq? Mari telusuri berdasarkan penuturan KPK.

Pungut Duit Ratusan Juta ke Ortu Maba

Dalam kasus ini, Taufik merinci pungutan biaya di luar biaya wajib mula-mula diminta kepada orang tua calon Maba Kedokteran Unsoed dengan mahar Rp650 juta.

Pungutan itu diduga diminta oleh Wakil Rektor III Unsoed, Norman Arie Prayoga atas sepengetahuan Akhmad Sodiq selaku Rektor Unsoed.

KPK menduga, modus pemerasan itu melalui dua perantara, yaitu Dian Mulia Wardhana dan Adhi Wiharto sebagai pihak swasta.

“Permintaan tersebut dipenuhi oleh orang tua calon mahasiswa baru,” ungkap Taufik.

“Namun demikian, setelah uang tersebut diberikan kepada DMW (Dian Mulia Wardhana) dan AW (Adhi Wiharto), anaknya justru dinyatakan tidak lulus seleksi mahasiswa baru,” paparnya.

Sampai Libatkan Guru SMA

Dalam penjelasannya, Taufik juga mengatakan kasus dugaan pemerasan ini turut melibatkan guru Sekolah Menengah Atas (SMA).

Tersangka Eko Sumanto diduga kongkalikong atau sembunyi-sembunyi untuk sepakat dengan guru SMA, agar mengkoordinasikan beberapa kelompok siswa untuk masuk Unsoed melalui jalur mandiri.

“Nah, guru ini yang kemudian ada kami temukan percakapan di WhatsApp-nya dengan saudara ES, yang kemudian ini ada tawar-menawar jumlah kuotanya,” beber Taufik.

“Dan juga tawar-menawar terkait per orangnya, per kepalanya itu berapa. Berkisar antara ada 500 (juta) sampai yang paling rendah itu ada Rp50 juta untuk per kepala,” sambungnya.

Di lain pihak, manajemen Unsoed Purwokerto angkat bicara ihwal kasus pemerasan yang menjerat rektornya, Akhmad Sodiq.

Tak Hanya di Fakultas Kedokteran

Pada kesempatan sama, Taufik juga menyebut dugaan pemerasan ini tidak hanya terjadi di Fakultas Kedokteran saja.

“Ada fakultas-fakultas lain yang juga masuk dalam skema di jalur mandiri yang kemudian ditransaksikan. Itu antara lain Fakultas Perikanan,” ungkap Taufik.

“Ada salah satu Perikanan, ada Fakultas Hukum juga,” imbuhnya.

Taufik menuturkan, dari sekitar 245 kuota mahasiswa untuk jalur mandiri, sebanyak 73 di antaranya sudah diatur untuk dimintakan sejumlah uang.

“Jadi, ada hitung-hitungannya yang kami temukan di dokumen-dokumen. Nanti itu tentunya akan didalami lebih lanjut seperti apa hitung-hitungan tadi,” tuturnya.

Unsoed Klaim Tak Tahu-menahu

Secara terpisah, Juru Bicara Unsoed, Edi Santoso mengaku belum mengetahui secara pasti perkara yang sedang ditangani KPK maupun status hukum orang-orang yang menjalani pemeriksaan dalam proses tersebut.

“KPK sedang melakukan proses pemeriksaan, tetapi kami sendiri belum tahu sesungguhnya kasus apa dan orang-orang yang kemudian dibawa ke sana itu status hukumnya seperti apa,” ucap Edi dalam keterangannya, pada Sabtu, 22 Agustus 2026.

Pihak Unsoed lalu berdalih, untuk sementara waktu belum mengambil sikap lebih lanjut karena masih menunggu penetapan atau pernyataan resmi KPK mengenai perkara tersebut.

Edi menilai, pihak universitas akan menyampaikan sikap setelah memperoleh kejelasan resmi mengenai proses hukum yang sedang berlangsung.

“Kita tunggu kejelasan dulu, jadi sementara belum ada sikap apa-apa. Tentu kita akan menghormati semua proses hukum, tetapi tentang seperti apa, mari kita tunggu dari KPK,” jelasnya.

Atas viralnya kasus ini, sebagian kalangan juga turut menyoroti rekam jejak pendidikan Rektor Unsoed yang terjerat kasus korupsi dalam proses penerimaan Maba tersebut.

Jejak Pendidikan Rektor Unsoed Disorot

Berdasarkan informasi dari website resmi Fakultas Peternakan Unsoed, menuliskan penamaan lengkap beserta gelar sang Rektor dengan nama Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc. Agr., IPU., ASEAN Eng.

Akhmad Sodiq diketahui pernah menempuh pendidikan S1 di Universitas Jenderal Soedirman.

Kemudian, ia melanjutkan pendidikan S2 di Der-Georg August Universitaet Goettingen Jerman, dan S3 di Universitat Kassel.

Akhmad Sodiq juga diketahui sempat dilantik menjadi Rektor Universitas Jenderal Soedirman untuk periode 2026-2030.

“Selamat dan Sukses Atas Pelantikan Prof. Dr. Ir Akhmad Sodiq, M.Sc. Agr., IPU., ASEAN Eng.” tulis postingan Instagram @unsodedofficial_1963, pada 19 Mei 2026 lalu.

“Sebagai Rektor Universitas Jenderal Soedirman Periode 2026-2030,” jelasnya.***

KPK Rektor Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Rektor Unsoed Rektor Unsoed Ditangkap KPK

Berita Terkini

Berita Utama

Malam Ini, Kapolri Suyudi Lantik 27 Pejabat Polri Termasuk 19 Kapolda

RedaksiOctober 3, 2026
Nasional

Haji Uma Masih Koordinasi dengan KJRI Singkla & Berikan Perhatian terhadap Pemulangan Nelayan Aceh Timur, 13 Segera Pulang dan 5 Masih Jalani Proses Hukum

RedaksiSeptember 15, 2026
Daerah

HIMAPAS Gelar Aksi di Depan Kantor Gubernur Aceh, Desak Pemberhentian Sementara Bupati Aceh Singkil

RedaksiSeptember 15, 2026
Terkini

Tokoh Masyarakat Gayo Rahmadsyah: Bupati Aceh Timur Perlu Reformasi semua HGU yang Diterbitkan tahun 1990 an

October 8, 2026

Bupati Aceh Timur Terima Audiensi Petani, Bentuk Tim Bersama Selesaikan Sengketa HGU

October 8, 2026

Viral! Kayu Tabungan Nenek Diduga Hilang, Muncul Klaim Video Diminta Dihapus: “Katanya Berat Lawan

October 4, 2026
Medsos MetroPesawat
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Demo
Ekonomi Bisnis

Tokoh Masyarakat Gayo Rahmadsyah: Bupati Aceh Timur Perlu Reformasi semua HGU yang Diterbitkan tahun 1990 an

October 8, 2026

Bupati Aceh Timur Terima Audiensi Petani, Bentuk Tim Bersama Selesaikan Sengketa HGU

October 8, 2026

Viral! Kayu Tabungan Nenek Diduga Hilang, Muncul Klaim Video Diminta Dihapus: “Katanya Berat Lawan

October 4, 2026
Seni Budaya

Misteri Pohon Kayu Besi di Makam Putri Nurul A’la Jejak Sejarah Abad ke-8

December 31, 2025

Kementerian Kebudayaan RI dan Disdikbud Aceh Timur Bersihkan Situs Sejarah Terdampak Banjir

December 31, 2025

Staf Ahli TP PKK Aceh Timur Hadiri Sosialisasi Adat Istiadat

November 21, 2025
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Tentang Kami
  • Redaksi Dan Manajemen
© 2020 PT. Media Pesawat Group

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.