Close Menu
  • Berita Utama
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • InfoWarkop
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • MetroInovation
  • MetroInspiratif
  • MetroSport
  • MetroViral
  • Nasional
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Syiar
  • Tokoh
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
Facebook Instagram WhatsApp TikTok
Metropesawat.com
  • Home
  • Berita Utama
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Pendidikan
  • MetroSport
  • Politik
Subscribe
Metropesawat.com
Home » Gercep, Bupati Al Farlaky Resmikan Pembangunan Hunian Sementara Bagi Korban Banjir
Berita Utama

Gercep, Bupati Al Farlaky Resmikan Pembangunan Hunian Sementara Bagi Korban Banjir

RedaksiJanuary 16, 2026
Share WhatsApp Facebook Telegram Email
Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I, M.Si meresmikan secara simbolis pembangunan hunian sementara (huntara) yang digagas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Gampong Pante Rambong, Kecamatan Pante Bidari, Jumat (16/1/2026).

metropesawat.com, ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I, M.Si meresmikan secara simbolis pembangunan hunian sementara (huntara) yang digagas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Gampong Pante Rambong, Kecamatan Pante Bidari, Jumat (16/1/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Al-Farlaky menyampaikan apresiasi atas kerja sama dan kolaborasi seluruh pihak, khususnya BNPB, yang telah mendorong percepatan pembangunan huntara bagi warga terdampak bencana banjir di Aceh Timur.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Isro dan seluruh jajaran BNPB. Kolaborasi ini telah mengantarkan percepatan pembangunan hunian sementara, khususnya di Kecamatan Pante Bidari dan kecamatan lainnya,” ujar Al-Farlaky.

Bupati menjelaskan, pembangunan huntara akan dilaksanakan di 19 kecamatan terdampak bencana di Aceh Timur. Setelah tahapan hunian sementara, pemerintah bersama BNPB akan melanjutkan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat korban banjir.

Ads
Demo

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga meresmikan rumah contoh huntara insitu, yakni hunian sementara yang dibangun di atas lahan milik warga atau di lokasi rumah korban sebelumnya.

“Hunian yang berada di belakang saya ini merupakan huntara insitu, dibangun di tanah masing-masing warga korban bencana,” jelasnya.

Al-Farlaky turut mengajak seluruh unsur pemerintahan desa, camat, serta tokoh masyarakat untuk memahami dan mendukung kebijakan pemerintah dalam proses penanganan pascabencana. Ia menegaskan pentingnya kejujuran dan keterbukaan dalam pendataan penerima bantuan.

Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur akan membentuk tim verifikasi lintas sektor yang melibatkan mahasiswa teknik, BNPB, BPBD, kejaksaan, dan kepolisian.

“Tujuan pembentukan tim verifikasi ini agar pemerintah memastikan setiap bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak menerimanya. Yang menjadi hak warga akan tetap diberikan sesuai ketentuan,” tegas Bupati.

Sementara itu, Laporan Dewan Pengarah BNPB oleh bapak Dr. Drs. ISROIL SAMIHARDJO, M.Def.Stud Dewan Pengarah BNPB menyampaikan bahwa jumlah rumah rusak berat di Aceh Timur mencapai 3.843 unit. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.413 unit masuk dalam skema penanganan hunian sementara.

“Sebanyak 2.594 unit huntara akan dibangun. Sementara 600 unit akan dibangun Oleh BNPB sendiri. Dan yang lainnya akan dibangun oleh Danantara dan saat ini masih dalam proses,” ujar Isro.

Ia juga menjelaskan bahwa bagi warga yang belum bersedia menempati huntara, pemerintah menyalurkan Dana Tunggu Hunian (DTH) sebesar Rp600 ribu per bulan. Saat ini, sebanyak 430 data penerima DTH telah dinyatakan valid, dengan 200 di antaranya telah ditransfer ke rekening penerima.

Isro mengungkapkan, Kecamatan Pante Bidari menjadi wilayah dengan jumlah rumah rusak berat terbanyak, yakni 1.541 unit, disusul Kecamatan Rantau Peureulak sebanyak 391 unit dan Kecamatan Serbajadi sebanyak 330 unit.

“Data ini cukup memprihatinkan. Namun di bawah kepemimpinan Bupati Aceh Timur, kami optimistis seluruh permasalahan dapat diatasi secara bertahap,” pungkas Isro.(*)

Korban Dampak Banjir Aceh Timur Peresmian Hunian Sementara

Berita Terkini

Berita Utama

Malam Ini, Kapolri Suyudi Lantik 27 Pejabat Polri Termasuk 19 Kapolda

RedaksiOctober 3, 2026
Nasional

Haji Uma Masih Koordinasi dengan KJRI Singkla & Berikan Perhatian terhadap Pemulangan Nelayan Aceh Timur, 13 Segera Pulang dan 5 Masih Jalani Proses Hukum

RedaksiSeptember 15, 2026
Daerah

HIMAPAS Gelar Aksi di Depan Kantor Gubernur Aceh, Desak Pemberhentian Sementara Bupati Aceh Singkil

RedaksiSeptember 15, 2026
Terkini

Viral! Kayu Tabungan Nenek Diduga Hilang, Muncul Klaim Video Diminta Dihapus: “Katanya Berat Lawan

October 4, 2026

VIRAL! Air Mata Ibu Ucok Pecah! Kayu Tabungan Bangun Rumah Diduga Hilang, Polisi Turun Tangan

October 3, 2026

Tiga Dekade Menunggu Tanah Leluhur: Seumanah di Persimpangan Sejarah

October 3, 2026
Medsos MetroPesawat
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Demo
Ekonomi Bisnis

Viral! Kayu Tabungan Nenek Diduga Hilang, Muncul Klaim Video Diminta Dihapus: “Katanya Berat Lawan

October 4, 2026

VIRAL! Air Mata Ibu Ucok Pecah! Kayu Tabungan Bangun Rumah Diduga Hilang, Polisi Turun Tangan

October 3, 2026

Tiga Dekade Menunggu Tanah Leluhur: Seumanah di Persimpangan Sejarah

October 3, 2026
Seni Budaya

Misteri Pohon Kayu Besi di Makam Putri Nurul A’la Jejak Sejarah Abad ke-8

December 31, 2025

Kementerian Kebudayaan RI dan Disdikbud Aceh Timur Bersihkan Situs Sejarah Terdampak Banjir

December 31, 2025

Staf Ahli TP PKK Aceh Timur Hadiri Sosialisasi Adat Istiadat

November 21, 2025
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Tentang Kami
  • Redaksi Dan Manajemen
© 2020 PT. Media Pesawat Group

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.